Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Hendak Ikut Aksi Unjuk Rasa Ratusan Pelajar Diamankan Polres Bukittinggi

Aksi Unjuk Rasa Penolakan Undang-undang Omnibuslaw Cipta Kerja dari Germabu (Gerakan Mahasiswa Bukittinggi) yang berlangsung di Kota Bukittinggi Jum'at 09/10/2020. 

Kegiatan Unjuk Rasa Gerakan Mahasiswa Bukittinggi tersebut mendapatkan Pengamanan oleh Polres Bukittinggi, dan dibantu oleh TNI dari Kodim 0304/Agam, berlangsung  dengan aman dan lancar mulai dari kegiatan Long March yang Start dari Simpang Walikota Lama menuju kantor DPRD Kota Bukittinggi.
Kapolres Bukittinggi Akbp Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H, dalam wawancara dengan media selesai pelaksanaan pengamanan menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan unjuk rasa mulai dari sekira pukul 13.00 wib dan berakhir sekira pukul 19.30 wib dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

Dalam hal pengamanan Polres Bukittinggi mengerahkan sebanyak 273 personil, terdiri dari Personil Polres Bukittinggi, dan Kodim 0304/Agam.
Pengamanan yang dilaksanakan Polres Bukittinggi bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan serta mengantisipasi ada penyusup yang dapat menggangu jalannya aksi dari Mahasiswa itu sendiri, dalam aksi unjuk rasa ini, pelaksanaannya ada ditemukan pelajar yang mencoba untuk ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Ada sebanyak 103 orang pelajar atau pun yang tidak bersekolah lagi yang masih di bawah umur, semuanya diamankan ke Mako Polres Bukittinggi untuk dilakukan pendataan. Dari 103 tersebut 2 (dua) orang diantaranya didapati membawa senjata tajam berupa pisau dan gunting, ucap Akbp Dody.
Selanjutnya setelah didata pelajar tersebut di perbolehkan pulang setelah di jemput oleh orang tua masing-masing, dan untuk dua orang yang kedapatan membawa sajam akan dilakukan proses sesuai hukum yang berlaku, terang Kapolres Bukittinggi mengakiri. (HumasResBkt).

Posting Komentar

0 Komentar