Notification

×

Iklan

Iklan

Polri dan Tim Gabungan Bergerak Cepat Evakuasi Korban Longsor Sungai Landia

Rabu, 06 Mei 2026 | 12:50 WIB


Bencana tanah longsor yang melanda Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, pada Selasa malam (05/05/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, langsung direspons cepat oleh jajaran Polri bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, BPBD, Basarnas, Dinas PUPR, serta unsur pemerintah daerah. Kehadiran aparat dan tim gabungan di lokasi menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat terdampak.

Longsor terjadi di dua titik berbeda. Di titik pertama, kawasan Pincuran Nyiak Tukang, material longsor dengan tinggi sekitar setengah meter dan panjang kurang leb0ih 20 meter sempat menutup akses jalan. Berkat kerja sama solid antara Polri dan tim gabungan, pembersihan material berhasil dilakukan dengan cepat, sehingga pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, di titik kedua yang berada di Gantiang, Jorong Kampuang Baruah, longsor dengan panjang sekitar 30 meter dan tinggi material mencapai 1 meter mengakibatkan tiga unit rumah warga tertimbun. Dalam kondisi darurat tersebut, personel Polri bersama tim gabungan dan masyarakat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi korban. Dari total tujuh orang korban, empat orang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan segera dilarikan ke RS Achmad Mochtar Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan medis. Dua orang lainnya berhasil diselamatkan dan diamankan di Kantor Wali Nagari Sungai Landia dalam kondisi selamat. Sedangkan satu korban yang sempat tertimbun material longsor langsung dilakukan pencarian secara intensif oleh tim gabungan.

Peran aktif personel Polsek IV Koto Polresta Bukittinggi bersama tim gabungan sejak awal kejadian menjadi kunci dalam proses evakuasi. Dengan semangat kebersamaan, upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti hingga akhirnya pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB korban berhasil ditemukan. Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RS Achmad Mochtar Bukittinggi.

Selain fokus pada evakuasi, Polri bersama tim gabungan juga melaksanakan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta membantu proses pembersihan material longsor menggunakan dua unit alat berat jenis backhoe loader dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Barat.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek IV Koto AKP Aiga Putra, S.H menyampaikan bahwa jajaran Polri bersama tim gabungan akan terus bersiaga di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Saat ini, akses jalan di Nagari Sungai Landia secara umum sudah dapat dilalui kendaraan. Namun, demi keselamatan, jalur tersebut belum sepenuhnya dibuka untuk kendaraan roda empat karena masih terdapat titik rawan di kawasan Nagari Panta Pauh, Kecamatan Matur yang terus dipantau oleh tim gabungan.

Kehadiran Polri bersama tim gabungan dalam penanganan bencana ini menjadi bukti nyata komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan serta meminimalisir dampak bencana. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana serupa.hms


Cek Berita dan Artikel yang lain di GOOGLE NEWS
×
Berita Terbaru Update