Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolres Bukittinggi Mengomandoi Untuk Serbu Baso Dalam Percepatan Vaksin

Senin, 20 Desember 2021 | Desember 20, 2021 WIB


Polres Bukittinggi - Senin (20/12) Memasuki akhir bulan Desember tahun 2021 yang tinggal beberapa hari lagi, dan menyongsong tahun baru tahun 2022, maka Polres Bukittinggi tetap giat dan konsisten serta konsekuen dalam melaksanakan akselerasi vaksinasi, terlebih daerah yang masih dibawah 70 % pelaksanaan vaksinasinya.

Untuk itu, Kapolres Bukittinggi Akbp Dody Prawiranegara, S.H, S.I.K, M.H., sebagai pemegang tongkat komando Polres Bukittinggi langsung turun ke lapangan untuk memastikan dan meningkatkan persentasi keikutsertaan masyarakat dalam melaksanakan Vaksin, dan lebih mengetahui kendala-kendala yang dihadapi anggota dalam percepatan Vaksinasi ini, supaya dengan cepat diambil langkah-langkah untuk melakukan percepatan Vaksinasi tersebut.

Kapolres Akabri 2001 Dwipa Arya ini, dengan motto "Buat Tanpa Tapi Lakukan Tanpa Nanti, Mau Mampu Maju" tetap mendorong semangat terhadap anggota untuk pencapaian melaksanakan pencapaian vaksinasi terhadap masyarakat Kota Bukittinggi, dan masyarakat Agam Timur sudah tervaksin minimal 70 %, dan bahkan kalau bisa melebihi di bulan Desember 2021 ini.

Tiga hari kedepan seluruh PJU mulai dari Waka Polres, para Kabag dan para Kasat bersama anggota jajarannya deperintahkan dan digeser untuk membantu Polsek Baso dalam percepatan Vaksinasi kepada masyarakat Kecamatan Baso, karena pencapaian vaksinasi masih dibawah 70 %.

Akbp Dody, kita memang sekarang vokus dalam Sumdarsin dalam rangka percepatan vaksin ini khusunya di daerah Kecamatan Baso, seperti hari ini didaerah Kenagarian Koto Baru dan Kenagarian Salo, dengan tujuan hanya satu yaitu masyarakat tervaksinasi minimal 70 %, melalui itu akan terbentuk Herd Imunity, dan diharapkan masyarakat terhindar dari Covid-19.

Untuk itu Kapolres Akbp Dody, menghimbau kepada semua masyarakat apabila ada anggota datang ke rumah-rumah untuk mengajak Vaksin, supaya mau untuk melakukan vaksinasi, sebab vaksinasi itu aman dan halal, tidak ada yang perlu ditakutkan terhadap vaksin ini, maka diharapkan dukungan dari semua stake holder yang ada, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, Bundo kandung, dan juga organisasi masyarakat, demikian Kapolres Akbp Dody mengahirinya. (Humas ResBkt)
×
Berita Terbaru Update